Nama : Afifa Nur RahmaNIM : 192010200146Prodi / Kelas : Manajemen 7 / A2
A. Sejarah, Pengertian dan Manfaat Modal Ventura
Sejarah Modal Ventura
Sejarah modal ventura di dunia, berawal dari Georges Doriot yang dikenal sebagai penemu dari industri modal ventura. Pada tahun 1946, Doriot mendirikan American Research and Development Corporation (AR&D), di mana investasinya pada perusahaan Digital Equipment Corporation adalah sukses terbesar. Pada Tahun 1968 Digital Equipment melakukan penawaran saham kepada publik, dan ini memberikan imbal hasil investasi (return on investment-ROI) sebesar 101% kepada AR&D.
Awal mula tumbuhnya industri modal ventura ini adalah dengan diterbitkannya Undang-undang investasi usaha kecil (Small Business Investment Act) di Amerika pada tahun 1958 di mana secara resmi diperbolehkannya Kantor Pendaftaran Usaha Kecil (Small Business Administration (SBA)) untuk mendaftarkan perusahaan modal kecil untuk membantu pembiayaan dan permodalan dari usaha wiraswasta di Amerika.
Adapun sejarah modal ventura di Indonesia di awali dengan pembentukan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI). BPUI merupakan BUMN yang sahamnya dimiliki oleh Departemen Keuangan (82,2 persen) dan Bank Indonesia (17,8 persen).
Awal modal ventura muncul di Indonesia diawali dengan berdirinya PT. Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI), yang berlandaskan pada PP Nomor 18 Tahun 1973 mengenai Penyertaan Modal Negara untuk membangun perusahaan perseroan yang bergerak dibidang penyertaan modal yang berfungsi untuk membiayai perkembangan usaha.
Selanjutnya, agar perkembangan industri modal ini semakin luas dan dikenal banyak pebisnis maka pemerintah menetapkan Keppres No.61 Tahun 1988 mengenai Lembaga Pembiayaan. Tidak sampai di situ, didirikan pula PT. Bahana Artha Ventura yang bertujuan agar BPUI dapat berfokus memberikan modal bagi usaha kecil.
Seiring berjalannya waktu, usaha modal ini masih belum berkembang juga karena banyak perusahaan yang tidak melaksanakan izin usaha modal tersebut dengan berbagai alasan. Salah satu alasannya ialah karakteristik usaha modal ini sangat berbeda dengan sifat usaha pembiayaan lainnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah mengambil langkah untuk memisahkan kegiatan usaha modal ventura dari kegiatan lembaga pembiayaan lainnya dengan menetapkan Keputusan Menteri Keuangan No. 469/KMK.017/1995 tentang Pendirian dan Pembinaan Usaha Modal Ventura. Langkah yang dilakukan pemerintah ini membuat perkembangan usaha modal ini pun meningkat.
Pengertian Modal Ventura
Modal ventura sendiri adalah salah satu jenis pendanaan yang berbentuk pemberian bantuan modal kepada perusahaan swasta dalam rangka investasi. Modal ventura memiliki tujuan untuk membantu sebuah bisnis agar berkembang dan secara bersamaan ketika perusahaan meraih kesuksesan. Pihak pemilik modal juga akan mendapat keuntungan.
Umumnya di Indonesia modal ventura adalah jenis pendanaan yang kerap kali diberikan kepada perusahaan rintisan atau startup. Hingga kini banyak startup tidak berhasil terlepas dari sumber dana modal ventura. Karena investasi yang diberikan berupa uang tunai, sedangkan pihak perusahaan akan memberikan sebagian saham kepada pemilik modal yang memberikan pendanaan.
Manfaat Modal Ventura
Di bawah ini adalah beberapa hal lain yang dapat menjadi manfaat modal ventura adalah:
- Pemasaran Produk Lebih Efisien
Secara umum proses pemasaran pada bisnis yang masih baru akan cenderung lebih sulit dan kurang maksimal. Maka dari itu, salah satu manfaat dari menerima modal ventura adalah untuk meningkatkan kredibilitas serta citra sebuah bisnis baru. Hal tersebut terjadi karena, modal ventura yang diterima akan memiliki dampak pada strategi pemasaran produk yang telah berjalan agar menjadi lebih efisien dan optimal.
- Meningkatkan Potensi Usaha
Konsep inti dari pemberian modal ventura adalah investasi dan kerja sama, dimana hal ini akan memberi dampak dan manfaat tersendiri untuk kedua perusahaan melalui jenis pembiayaan modal venturanya. Kedua pihak yang telah menjadi rekan kerja kemudian dapat saling membantu untuk mencapai target bisnis masing-masing. Dalam hal ini, perusahaan ventura adalah pihak yang tidak hanya memberikan dana namun juga menerima dan memberikan bantuan lain untuk kesuksesan bisnis.
- Meningkatkan Likuiditas Perusahaan
Karena konsep modal ventura yang berupa investasi, maka perusahaan yang proyeknya dibiayai oleh modal ventura tidak diwajibkan untuk membayar bunga atau angsuran hutang. Hal tersebut tentu akan bermanfaat untuk meningkatkan likuiditas perusahaan karena modal ventura yang telah diperoleh dapat langsung digunakan untuk keperluan bisnis dan berpeluang untuk menambah jumlah modal.
B. Prinsip Modal Ventura
Prinsip utama pembiayaan dalam modal ventura adalah penyertaan. Meskipun begitu, tidak berarti bahwa bentuk pembiayaan dari modal ventura selalu penyertaan. Bentuk pembiayaan dapat berupa obligasi atau pinjaman.
Jenis pembiayaan modal ventura
Dalam implementasinya, jenis pembiayaan modal ventura terbagi ke dalam tiga kategori berdasarkan cara dana diberikan, kepemilikan, dan cara dana dihimpun. Berikut penjelasan jenis pembiayaan modal ventura adalah:
Berdasarkan cara dana diberikan
Jenis pembiayaan modal ventura berdasarkan pemberian dana adalah bagaimana sumber dana modal ventura diberikan oleh investor. Kategori ini terbagi menjadi dua jenis bantuan, yaitu:
- Single tier approach mengarah pada perusahaan sebagai pihak yang menghimpun dana dimana pengelolaan dana tersebut kemudian diinvestasikan dalam bentuk modal di suatu perusahaan.
- Two tier approach. Jenis pembiayaan modal ventura ini adalah pendanaan yang dikelola oleh dua badan usaha, di mana satu perusahaan berperan sebagai penghimpun dana (fund company) dan satu lainnya berfungsi untuk mengelola dana yang dihimpun (management company).
Berdasarkan kepemilikan
Jenis kepemilikan akan memberikan pengaruh yang cukup signifikan pada modal yang diberikan. Berikut jenis pembiayaan modal ventura berdasarkan kepemilikan:
- Private Venture Capital Company mengarah para perusahaan tertutup yang artinya perusahaan ini tidak membuka penjualan sahamnya di pasar modal Indonesia.
- Public Venture Capital Company adalah perusahaan modal ventura yang sudah menjadi bagian dari Bursa Efek Indonesia di mana saham mereka terbuka untuk publik.
- Bank Affiliate Venture Company adalah jenis perusahaan yang dikelola oleh beberapa pihak bank. Hal ini disebabkan karena adanya surplus dana atau mempunyai tujuan tertentu terkait modal ventura.
- Conglomerate Venture Capital adalah perusahaan modal ventura yang didirikan oleh beberapa jenis perusahaan besar.
Berdasarkan cara dana dihimpun
Berdasarkan cara menghimpun dananya, terdapat dua jenis modal ventura adalah:
- Leverage venture capital. Sumber dana modal ventura untuk jenis ini berasal dari kumpulan wujud pinjaman dari berbagai pihak yang dikelola oleh satu perusahaan modal ventura.
- Equity venture capital. Sumber dana modal ventura equity venture capital berasal dari perusahaan modal ventura yang sebagian besar dananya berasal dari modal pribadi.
Mekanisme pembiayaan modal ventura
Mekanisme modal ventura, pada prinsipnya, merupakan suatu proses yang menggambarkan arus investasi, yang dimulai dari masuknya pemodal dengan membentuk suatu pool of funds, proses pembiayaan pada perusahaan pasangan usaha, sampai proses penarikan kembali penyertaan tersebut (divestasi).
Sebagaimana dijelaskan di atas, pada hakikatnya, modal ventura adalah kumpulan dana (pool of funds) yang berasal dari investor, dan dikelola secara profesional untuk diinvestasikan kepada perusahaan yang membutuhkan modal. Oleh karena itu, dalam mekanisme modal ventura, paling sedikit ada tiga unsur yang terlibat secara langsung, yaitu:
- Pemilik modal yang menginginkan keuntungan yang tinggi dari modal yang dimilikinya. Modal dari berbagai sumber atau investor tersebut dihimpun dalam suatu wadah atau lembaga khusus yang dibentuk untuk itu; atau disebut venture capital funds.
- Profesional yang mempunyai keahlian dalam mengelola investasi dan mencari jenis investasi potensial. Profesional ini dapat berupa lembaga yang disebut perusahaan manajemen atau management venture capital fund company
- Perusahaan yang membutuhkan modal untuk pengembangan usahanya. Perusahaan yang dibiayai ini disebut investee company atau perusahaan pasangan usaha.
Di Indonesia, mekanisme modal ventura dengan konsep pemisahan antara venture capital fund dengan management venture capital company tidak dikenaldalam aturan perundangan modal ventur. Pada prinsipnya, perusahaan modal ventura yang telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan, dapat mengelola atau dikelola oleh perusahaan modal ventura lainnya.
Pelaksanaan kebijakan dan pengelolaan investasi modal ventura dalam mekanisme modal ventura konvensional, dilakukan sepenuhnya oleh perusahaan modal ventura itu sendiri sebagai badan hukum, atau dengan kata lain, suatu perusahaan modal ventura dapat sebagai venture capital fund dan dalam waktu yang sama menjadi management venture capital company. Oleh karena itu kebijakan dan analisis investasi : pelaksanaan monitoring ; keterlibatan pada manajemen perusahaan pasangan usaha; serta pelaksanaan dalam proses divestasi, dilakukan oleh perusahaan modal ventura yang bersangkutan.
Mekanisme modal ventura dengan pendekatan venture capital fund company, berbeda dengan metode pertama, seperti yang telah dijelaskan di atas. Pelaksanaan semua kebijakan dan srategi investasi mulai dari analisis, monitoring, sampai pada proses divestasi dan review merupakan tugas dan tanggung jawab perusahaan manajemen investasi. Semua tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepadanya tersebut didasarkan pada kesepakatan yang telah diatur dalamm perjanjian kontrak manajemen. Atas tanggung jawabnya tersebut, perusahaan manajemen mendapatkan contract fee atau management fee dan success fee.
C. Perkembangan Modal Ventura
Berkembangnya beberapa perusahaan startup seiring maraknya digitalisasi diprediksi menarik beberapa perusahaan modal ventura untuk melakukan investasi. Beberapa perusahaan Modal Ventura pun telah menyiapkan dana untuk investasi di tahun ini.
Berdasarkan data OJK, penyertaan modal ventura sudah mencapai Rp 15 triliun per Februari 2021 atau tumbuh 14,6% ytd. Kontribusi terbesar masih berasal dari pembiayaan usaha produktif yang mencapai Rp 10 triliun. Salah satu modal ventura asal perbankan, Mandiri Capital Indonesia (MCI) mengaku telah memulai investasi pada perusahaan start-up di kuartal I ini. Di tahun ini, perusahaan telah menyiapkan dana sebesar Rp 50 miliar untuk investasi baru.
CEO MCI Eddi Danusaputro kepada Kontan.co.id mengungkapkan bahwa pihaknya masih akan terus melakukan investasi di beberapa perusahaan start-up. Ia menyebutkan bahwa perusahaan di tahun ini konsisten akan memberikan pendanaan ke fintech dan fintech enablers. “Kami juga sedang melirik insurtech karena ingin membantu perusahaan-perusahaan asuransi untuk mencari inovasi dan pasar baru". Karena sebelumnya, MCI telah mendanai beberapa perusahaan start-up dengan mayoritas berasal dari perusahaan fintech, seperti Investree, Amartha, dan KoinWorks.
Ada juga perusahaan BUMN lainnya yang telah menyiapkan dana untuk melakukan investasi yaitu MDI Ventures. Anak usaha Telkom Indonesia tersebut telah menyiapkan dana hingga US$ 15 juta untuk pendanaan baru serta lanjutan, saat ini perusahaan juta telah melakukan proses finalisasi untuk melakukan pendanaan terhadap satu perusahaan yang enggan ia sebutkan. Ia juga optimis bahwa pendanaan MDI Ventures akan meningkat melihat prospek market digital Indonesia ke depan masih akan berlanjut bahkan setelah pandemi. Ketua Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo) Jefri Sirait juga turut optimis dengan pertumbuhan pendanaan di 2021. Hanya saja, Jefri bilang bahwa pertumbuhan tersebut masih sangat memperhatikan faktor risiko yang ada serta perkembangan atas pemulihan ekonomi yang masih tergantung akan kondisi pandemi.
D. Penggolongan Modal Ventura
Modal Ventura Dan Bisnis Start Up Di Indonesia
Karakteristik pembiayaan modal venturaberbeda dengan pembiayaan yang diberikan oleh jenis pembiayaan, misalnya:
perbankan, factoring, leasing, dan sebagainya yang pada dasarnya merupakan bentuk pinjaman. Disamping itu, pembiayaan modal ventura berbeda dengan kegiatan penyertaan modal dalam rangka holding company, terutama dalam hal tujuan dan sifat penyertaannya. Perbedaan pembiayaan modal ventura dengan pembiayaan dalam bentuk pinjaman (debt financing).
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun ini menjadi tahun yang menantang bagi industri startup. Pendanaan yang lebih hati-hati dari pemodal membuat startup harus putar otak untuk melakukan efisiensi agar perusahaan mereka selamat. Kondisi serupa diproyeksi masih akan berlangsung tahun depan.
Chairman Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo), Eddi Danusaputro mengatakan, kegiatan investasi di tahun depan akan lebih selektif. Dana akan mengalir lebih deras ke startup yang lebih mampu mencetak untung atau memiliki arah untuk bisa untung.
"Semua exit dijajaki, baik akuisisi maupun initial public offering (IPO). Namun sering kali keputusan tentang exit ditentukan oleh pendiri perusahaan, bukan hanya oleh investor," kata Eddi, Jumat (9/12)
Cara Mendapatkan Investasi dari Modal Ventura
Jika memberikan keuntungan bagi perusahaan, maka tidak salahnya apabila perusahaan startup mencari cara bagaimana mendapatkan modal ventura. Berikut ini ada beberapa tips memperoleh modal ventura bagi startup, diantaranya:
- Ajuka Business Plan
Cara pertama agar bisa mendapatkan modal ventura adalah membuat business plan (rencana bisnis). Buatlah business plan yang baik untuk diajukan kepada pemodal. Kalian bisa membuat business plan yang berisi tentang usaha yang sedang dirintis. Gunakan gaya bahasa yang baik dan sederhana untuk menjelaskan profil bisnis. Berikan data yang akurat dan lengkap agar pemodal bisa memahami bisnis yang dijalankan sekaligus menghindari kesalahpahaman.
- Datang ke Pameran Startup
Cara mendapatkan investasi berikutnya adalah mengunjungi pameran startup. Umumnya, dalam pameran startup atau UMKM akan dihadiri oleh banyak investor yang sedang mencari startup untuk disuntikkan dana. Tak hanya itu, biasanya panita juga akan menyediakan sesi khusus dalam acara yaitu tatap muka langsung dengan investor. Maka di sini, selain bisa mengambil kesempatan untuk memperoleh pendanaan, Anda bisa membangun networking lain untuk meningkatkan performa perusahaan startup.
- Due Diligence
Jika proposal bisnis yang Anda ajukan menarik perhatian pihak investor, maka bersiap-siaplah untuk lanjut ke tahap pertemuan. Dalam tahap ini, biasanya Anda akan melakukan presentasi langsung dengan investor. Siapkan fisik dan mental karena proposal bisnis Anda akan diuji oleh investor, dimana nantinya akan ada pertanyaan-pertanyaan menyangkut rencana bisnis dan kemungkinan risiko permasalahan yang akan terjadi. Selanjutnya, Anda harus bisa memberikan jawaban dan penyempurnaan apabila nantinya ada masukan dari investor.
- Tanda Tangan Perjanjian Kerjasama
Tahap selanjutnya adalah tanda tangan perjanjian atau kesepakatan kerjasama. Investor dan perusahaan akan saling membuat perjanjian apabila memang dalam tahap uji kelayakan, perusahaan dinyatakan lolos. Keduanya akan menyelesaikan urusan administrasi dan dokumen legalitas yang diperlukan. Dalam kesempatan ini, Anda juga bisa melakukan negosiasi terkait bagi hasil keuntungan dan tanggung jawab atas risiko kerugian yang dicantumkan dalam dokumen perjanjian. Setelah semua selesai, maka investor akan memberikan dana kepada perusahaan Anda untuk digunakan sebagai pengembangan bisnis dan lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar